Label

Jumat, 12 November 2010

Bonban

Tiga minggu yang lalu saya melakukan perjalanan dari Cirebon ke Bandung . Saya naik bon-ban, alias bis trayek Cirebon–Bandung. Di tengah perjalanan, masih di sekitar Cirebon, naiklah seorang ibu-ibu berumuran kira-kira 40 tahunan. Ia duduk di sebelah saya. Ia bercakap-cakap dengan telepon genggamnya. Lumayan lama percakapannya. Setelah percakapan dengan telepon genggamnya itu selesai, ia menyapa saya dengan pertanyaan umum seperti “Mau kemana?” dan “Ongkosnya berapa ya?”. Terlihat dari obrolannya si ibu itu orangnya suka bercanda. Setelah bercakap timbal balik, diketahui kalau ibu itu mau pulang ke rumahnya di Majalengka. Ia ke Cirebon sesekali saja, untuk menemui temannya dalam rangka refreshing.  “Mumet kerja terus, jadi main aja ke Cirebon ketemu temen” begitu katanya. Ia bekerja dengan mengendalikan sebuah perusahaan berupa PT. Ia juga bercerita kalau suaminya bekerja di PLN. Saya sempat sedikit kaget waktu ia berkata, “Saya ke Cirebon ya biasa sama temen-temen, jalan-jalan, nyabu”. Nah itu dia, NYABU. Waw! Ternyata seorang junkies. Tapi saya biasa saja, tidak menampakkan kaget atau antusias gimana. Setelah lumayan panjang lebar, ia minta nomor telepon saya. Hmm, coba kalau yang bertanya pada saya di bis seperti itu seorang gadis cantik..wah pasti menarik sekali. Hahaha.. Saya juga menyimpan nomor teleponnya. Tak lama kemudian ia bercakap-cakap lagi melalui telepon genggam dengan anaknya yang di rumah. Setelah kira-kira satu jam perjalanan, bis telah memasuki daerah Majalengka, ia bersiap untuk turun. Sesampainya di tujuan ia pun turun dan pamit turun lebih dulu. Begitulah kira-kira ceritanya. Minggu depan kalau saya naik bis lagi, akan bertemu orang seperti apa lagi ya? Hahaha..Nice Trip.

 Gambar ilustrasi