Label

Minggu, 23 Maret 2014

Tips Agar Berkendara Motor Aman Nyaman Tentram Loh Jinawi

Supaya perjalanan dengan sepeda motor kita berjalan dengan aman, lancar dan selamat sampai tujuan, sebelum berangkat sebaiknya kita perlu memperhatikan hal-hal pendukung keselamatan dan kelancaran dengan seksama. Hal-hal tersebut yakni:

Pemeriksaan kondisi motor. Memeriksa kondisi motor sebelum perjalanan ini penting sekali agar tidak sampai terjadi ngoprek-ngoprek motor di tengah perjalanan. Hal ini bisa menyebabkan perjalanan anda terganggu bahkan lebih fatal lagi bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

  • Periksa kondisi mesin apakah dalam kondisi fit atau tidak. Kemanapun tujuannya jika membawa motor yang kurang fit biasanya berakhir di bengkel.
  • Periksa rem. Rem ini berperan ketika motor anda melaju kencang lalu di depan anda ada sebuah objek dalam keadaan diam atau lebih pelan tidak sebanding dengan kecepatan anda, tentu anda akan menginjak/menarik rem. Jika remnya tidak berfungsi dengan baik, angkot yang berhenti mendadak atau pak polisi yang sedang bertugas di jalan bisa-bisa anda tabrak. Rem merupakan bagian penting untuk keselamatan anda dan pengguna jalan lain.
  • Periksa baud, mur dan sejenisnya. Kita tak akan tahu ketika kita sedang asyik mengendarai motor tiba-tiba roda depan atau belakang lepas dari fork atau arm, atau tiba-tiba setang-kemudinya lepas. Ini mengerikan sekali. Maka dari itu, sebelum berangkat, mur-mur yang longgar harus dalam keadaan kencang dan baud yang dol sebaiknya diganti.
  • Periksa lampu-lampu. Tidak diragukan lagi bahwa mata tidak akan bisa melihat jika tak ada cahaya. Di malam hari, selain untuk melihat dengan jelas objek yang ada di depan, juga agar pengendara lain melihat keberadaan kita. Dan kita juga bisa melihat wajah Polisi Lalu Lintas yang menyutujui agar kendaraan kita jalan terus.
  • Periksa bensin. Jangan ambil resiko dengan menunda-nunda untuk mengisi bensin ketika tangki hampir kosong karena jika anda kehabisan bensin di jalan dekat kuburan, air kencing anda tidak akan bisa dibakar oleh mesin motor yang hanya mengenal bensin.

    
      Gunakan helm SNI standar pabrik. Menempelkan stiker SNI sendiri di helm tak standar merupakan pembohongan pada kepala sendiri. Helm bukan sekedar alat agar di jalan tidak diberhentikan Polisi, lebih dari itu adalah untuk keselamatan kita sendiri. Apa jadinya jika sebuah desa tak memiliki Kepala Desa. Pun demikian dengan tubuh kita, anggota tubuh lain tak akan berarti jika tanpa sebuah kepala yang utuh.

      Membawa SIM dan STNK. SIM adalah identitas pengemudi dan STNK adalah identitas kendaraan, sepertinya sangat logis jika Polisi Lalu Lintas menilang pengendara motor yang tidak membawa SIM dan atau STNK.

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan dengan sepeda motor. Di lain kesempatan kita bahas hal-hal yang harus dihindari saat mengendarai sepeda motor. Terima kasih, mari berangkat!


"Ngaca Heula"
talent: Jimmy